Rabu 30 November 2016 15:22:58 WIB
Pekanbaru.tribratanewsriau.com, Semarak Parade Nusantara benar benar mampu menepis issue perpecahan yang kini hangat di kalangan masyarakat Indonesia. Dalam aksi Parade Nusantara tadi awak tribratanewsriau.com sempat bertemu dengan tokoh agama Budha bernama Herman di jalan Gajah Mada Pekanbaru di lokasi Parade Nusantara (30/11/2016).
Dalam wawancara dengan tokoh agama Budha, Herman, ST yang jebolan Universitas Atmajaya Jakarta jurusan Tekhnik Elektro ini tahun 1996 ini beliau mengatakan bahwa "Bangsa kita ini adalah bangsa yang luar biasa. Kita perlu secara rutin setidaknya dua kali setahun mengadakan acara Parade Nusantara seperti ini" ujar Herman.
Hal yang sangat disayangkan oleh beliau saat ini adalah persatuan dan kesatuan bangsa seperti mulai luntur. Setiap warga negara seperti sibuk dalam permasalahannya sendiri.Kita mengaku berpendidikan tinggi tapi kok malah suka bentrok dengan sesama anak bangsa tanpa sedikitpun mengenal persatuan Indonesia. Harusnya pendidikan yang baik adalah pendidikan yang mencerdaskan, tak hanya mencerdaskan diri tapi juga mampu menularkan kecerdasannya itu untuk memupuk persatuan dan kesatuan bangsa, ujar Herman.
Ketua Yayasan Pubba Mangala Arama Pekanbaru yang juga pengurus Magabudhi (Majelis Agama budha Therawada Indonesia) ini juga mengatakan bahwa kini rakyat Indonesia benar benar sedang berada dalam arus global perubahan dunia, kita saat sedang berada dalam tekanan perubahan. Jangan sampai kita terkotak kotak lalu tidak lagi peduli dengan kotak anak bangsa yang lain. "Saya yakin jika acara Parade Nusantara ini dilakukan secara rutin maka akan dapat merekat lagi perbedaan yang kini sempat terkoyak dan memanas" ujar Herman menutup pembicaraan dengan awak tribratanewsriau.com. (AA)