Cekcok Berujung Maut di Dumai Barat, Ryan Tewas Dihantam Palu

Cekcok Berujung Maut di Dumai Barat, Ryan Tewas Dihantam Palu

Jumat 30 Januari 2026 20:36:49 WIB

Jajaran Polres Dumai berhasil mengungkap kasus penganiayaan berat yang mengakibatkan kematian seorang pria bernama Ryan Imanda, dalam waktu kurang dari 24 jam. Pelaku berinisial GN, ditangkap Rabu (28/1/2026) pagi setelah sempat buron usai menganiaya korban menggunakan martil atau palu.

Peristiwa tragis ini bermula dari perselisihan yang terjadi di Jalan Cut Nyak Dien, Kelurahan Purnama, Senin (26/1/2026) malam sekitar pukul WIB. Berdasarkan hasil penyidikan, GN mengaku merasa tersinggung akibat perkataan kasar yang dilontarkan oleh korban.

"Karena tersinggung, terlapor mengambil palu milik pekerja bangunan di sekitar lokasi. Pelaku memukul bagian tangan, kemudian mereka bergulat di tanah dan korban dipukul secara acak," ujar Kapolres Dumai,

Usai kejadian tersebut, korban sempat pulang ke rumah Samsidar, tahun, dalam kondisi terluka dan langsung tertidur di ruang tamu. Keesokan harinya, pelapor merasa curiga karena korban tidak kunjung bangun hingga sore hari. Saat diperiksa, darah segar tampak keluar dari hidung korban yang sudah tidak memberikan respons.


Korban sempat dilarikan ke RSUD Kota Dumai untuk mendapatkan pertolongan medis di ruang IGD. Namun sayang, nyawa korban tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia pada Selasa (27/1/2026) malam. Keluarga yang merasa janggal kemudian melaporkan kejadian ini ke Polsek Dumai Barat pada Rabu dini hari..

Merespons laporan tersebut, polisi bergerak cepat dan berhasil mengamankan GN di wilayah Dumai Barat. Selain menangkap tersangka, petugas juga menyita barang bukti berupa satu helai pakaian milik korban dan satu buah palu berwarna kuning yang digunakan pelaku saat melakukan aksi kekerasan.

Atas perbuatannya, GN kini telah mendekam di sel tahanan Polres Dumai untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Penyidik menjerat tersangka dengan Pasal 468 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait penganiayaan berat yang mengakibatkan kematian.

Scroll to top