![]() |
![]() |
|
|

tribratanews.riau.polri.go.id - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kampar menggelar aksi kemanusiaan bertajuk Jumat Berkah pada Jumat (30/1). Tak sekadar menjaga ketertiban berlalu lintas, aparat kepolisian turun langsung ke jalan untuk berbagi paket makanan kepada warga kurang mampu serta para pengendara di kawasan Bangkinang.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Satuan (Kasat) Lalu Lintas (Lantas) Polres Kampar, AKP Wulan Afdhalia Ramdhani. Aksi sosial ini menyasar dua titik utama, yakni Pasar Ramayana Bangkinang dan Jalan Prof M Yamin SH.
Menariknya, paket makanan tidak dibagikan secara acak. Satlantas Polres Kampar memprioritaskan pemberian apresiasi kepada pengguna jalan yang tertib berlalu lintas sebagai bentuk penghargaan atas kesadaran mereka mematuhi aturan.
Dalam pelaksanaannya, AKP Wulan Afdhalia Ramdhani didampingi sejumlah perwira, antara lain Kanit Regident Iptu Sulthon Sekar Jagat dan KBO Ipda Ferry Irawan, bersama personel Satlantas lainnya. Mereka menyisir sejumlah lokasi keramaian sekaligus berinteraksi langsung dengan masyarakat.
AKP Wulan menyampaikan bahwa kegiatan Jumat Berkah merupakan wujud kepedulian Satlantas Polres Kampar terhadap masyarakat, sekaligus menjadi metode persuasif untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas.
"Kami ingin berbagi kebahagiaan sekaligus memberikan apresiasi kepada pengguna jalan yang sudah sadar akan aturan," ujar AKP Wulan.
Ia juga berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan saat berkendara.
"Kami berharap, kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan berlalu lintas," kata AKP Wulan.
Selain berbagi makanan, personel Satlantas Polres Kampar turut menyisipkan edukasi mengenai pentingnya Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcar Lantas) kepada para pengguna jalan.
Melalui aksi ini, Polres Kampar menargetkan terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif di wilayah hukumnya, sekaligus menekan angka pelanggaran lalu lintas melalui pendekatan yang lebih humanis dan menyentuh hati masyarakat.