![]() |
![]() |
|
|

Tribratanewsriau.com. Polda Riau bersama Kemenhub Provinsi Riau melaksanakan kegiatan dialog interaktif tentang Evaluasi Arus Mudik Lebaran 1439 H di studio 2 TVRI Pekanbaru.(21/6)
Dialog interaktif tentang Evaluasi Arus Mudik Lebaran 1439 H ini menghadirkam Nara sumber Ka balai pengelola transportasi daerah wilayah 4 prov riau kemenhub Ajie Panatagama dan kasubbit Gakkum dit lantas Polda Riau, Akbp M. Sembiring
Dalam dialog interakti ini Akbp M. Sembiring sebagai kasubbit Gakkum dit lantas Polda Riau menyampaikan bahwa Polda riau sudah memaping titik-titik rawan kecelakaan dan telah menyediakan Pos Pam diseluruh jajaran polda riau sebanyak 38 pos pengaman sepanjang jalur mudik, dengan tugas untuk pengamanan terkait ganguan kamtibmas dan kamseltibcar lantas .
Untuk Pos Pelayanannya sendiri berjumlah 18 pos ini berfungsi untuk pengemudi agar bisa beristirahat di pos ini juga telah di fasilitasi obat-obatan dan juga adanya tim kesehata atau tim medis yang siap untuk membantu. Dalam Pos pelayanan ini banyak sekali pengemudi yang beristirahat dan merasa terbantu dengan adanya pos pelayanan ini. jadi bila kita jumlah maka semua pos yang telah sediakan adalah sebanyak 56 pos dengan masing masing fungsinya .
Antisipasi juga telah dilakukan dengan melakukan Kerjasama dgn intasi terkait
dan juga memberikan himbauan kepada seluruh masyarakat tentang keamanan dalam mengemudi.
Dan kalau kita lihat arus mudik sampai saat ini berjalan lancar itu juga di dukung karena kesadaran masyarakat tentang keselamatan dalam berkendara. Dalam kasus kriminalistas untuk tahun ini menurun dibandingkan tahun 2017 . Dengan jumlah kasus pada tahun 2017 sebanyak 63 kasus dan menurun pada tahun 2018 menjadi 31 kasus dengan persentasi menurun 51% .
Ajie Panatagama sebagai Ka balai pengelola transportasi daerah wilayah 4 prov riau kemenhub juga menyampikan Kami dinas perhubungan sampai saat ini sudah melakukan persiapan dalam bentuk pemasangan rambu2 lalu lintas dan juga pemasangan himbauan dititik rawan kecelakaan disepanjang jalur mudik, baik itu jalan kabupaten kota maupun jalan nasional.
Dan untuk jalur mudik yg rusak di lakukan perbaikan untuk mencegah terjadinya laka lantas. Untuk Lonjakan Arus Mudik Lebaran Tahun 2018 ini terjadi pada h-2 dan untuk kembalinya pemudik terjadi pada h+4 .