![]() |
![]() |
|
|

| Terpopuler | + |
Pelaku Tega Cabuli 5 Orang Bocah Termasuk Keponakannya Pekanbaru - Seorang paman di Kelurahan Palas, Kecamatan Rumbai, Pekanbaru, Riau, dibogem dan dilaporkan ke Polisi, lantaran kepergok menggerayangi bocah keponakannya sendiri. Parahnya, aksi serupa diduga juga dilakukan terhadap lima bocah tetangga lainnya.Perbuatan Daus (38) sungguh memalukan. Kenapa tidak, ia dipergoki oleh orangtua korban, saat asyik menggerayangi kemaluan kepoonakannya, sebut saja Ucok (5). Perbuatan ini ia lancarkan, dengan iming-iming akan diberi uang jajan.Kejadian
Polda Riau Tetapka 48 Tersangka KarhutlaPekanbaru - Polda Riau menetapkan 48 orang sebagai tersangka kebakaran lahan dan hutan, 1 diantaranya Direktur PT Langgam Inti Hibrindo FK. Selain itu, polisi juga tengah menyelidiki 2 perusahaan di Indragiri Hilir yang disinyalir sebagai pelaku pembakar lahan.Demikian dikatakan Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo Sik, Minggu (20/9). Dikatakannya, 2 perusahaan yang sedang diselidiki Polres Inhil tersebut yakni PT SUMETARA RIANG LESTARI dan PT BINA DUTA LAKSANA. "Belum ada penetapan tsk
Akhirnya Direktur PT LIH Ditahan Polda RiauPekanbaru - Direktur PT Langgam Inti Hibrindo Frans Katihotang (FK) ditahan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau, setelah menjalani pemeriksaan selama kurang lebih 6 jam. Polisi menahan FK karena dikhawatirkan mempengaruhi saksi dan menghambat penyidikan."Karena ini kasus nasional, maka kita menahan tersangka FK. Selain untuk memudahkan penyidikan, juga dikhawatirkan mempengaruhi saksi," ujar Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo.Menurut Kabid Humas, tersangka FK selaku
TribrataNewsRiau.com - Dampak kabut asap yang ada di Riau, khususnya Bidang Dokkes Polda Riau membuka layanan klinik keliling dengan menggunakan Bus dan Ambulans guna mengobati masyarakat yang menderita Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) akibat kabut asap dari kebakaran lahan dan hutan, (Kamis, 17/9/2015).Kabid Dokkes Polda Riau AKBP Dadang Kurnia, Kamis menjelaskan klinik tersebut telah beroperasi sejak ditetapkannya Riau darurat pencemaran udara akibat kabut asap sejak Senin lalu "Kita
Pekanbaru - Dampak kabut asap yang ada di Riau, khususnya Bidang Dokkes Polda Riau membuka layanan klinik keliling dengan menggunakan Bus dan Ambulans guna mengobati masyarakat yang menderita Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) akibat kabut asap dari kebakaran lahan dan hutan (Kamis, 17/9/2015).Kabid Dokkes Polda Riau AKBP Dadang Kurnia, Kamis menjelaskan klinik tersebut telah beroperasi sejak ditetapkannya Riau darurat pencemaran udara akibat kabut asap sejak Senin lalu "Kita terus jalankan